This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalize ads and to analyze traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Learn More

Pantun Nasehat Anak - SYAIR

baca98.blogspot.com - CONTOH PANTUN NASEHAT ANAK. Disebut pantun nasehat karena di dalamnya terdapat wejangan-wejangan. Dalam suasana kasih serta cinta. Kepada anak-anak mutiara jiwa.
Wejangan adlh petuah, petunjuk, serta bimbingan. Agar anak-anak meniti jalan benar dlm kehidupan. Nasehat artinya tulus murni. Agar wejangan menyentuh hati. Bukan berasal dari api kemarahan. Sehingga anak membangun dinding penghalang.
Pantun merupakan penuntun; yg membimbing dgn santun. Dalam irama dan etika. Dalam nada dan hiburan. Maka pantun nasehat ni diberikan. Kepada saudara dan handai taulan. Moga-moga mendapat ajaran. Dapat dibawa dlm kehidupan.

CONTOH PANTUN NASEHAT ANAK UNTUK HORMATI ORANG TUA
Anakanda hendaknya mengerti. Orang tua mesti dihormati. Sebagai suara dari nurani. Sebagai ajaran budi pekerti. Orang tua adlh gerbang. Agar bahagia datang menjelang.
Jagalah olehmu. Hati perasaan Ayah dan Ibu. Jangan sesekali berkata "ah!". Saat orang tua memerintah. Turuti apa yg dikata. Sejauh selaras perintah agama. Agar hidupmu penuh pahala. Kelak hidup dicurahi berkah.
Orang tua ladang surga. Jika engkau laksanakan tuntunan agama. Dan memang tiap tindak tanduk. Menurut perintah agama haruslah tunduk.
Inilah pantun-pantun nasehat. Untuk anakanda pemantik semangat. Dengarlah dgn hati menyimak. Moga turun kepadamu segenap berkat.


Anak elang jatuh ke rawa Ditolong oleh menjangan rusa Kasih dan sayang orang tua Selalu ada sepanjang masa
Hari rabu memetik kelapa Airnya segar hilang dahaga Hormati Ibu jg Bapak Agar kelak masuk surga
Dari apa kue lemang Dari ketan yg dipanggang Waktu kecil kita ditimang Ayah Ibu harus disayang
Bapak tani menanam tebu Pembeli datang bertanya harga Wahai ananda hormati Ibu Karena Ibu jalan ke surga
Empek-empek ditambah cuka Tak terbanding enaknya rasa Coba lihat anak durhaka Di dunia hidupnya tersiksa
Orang dahulu hidup di goa Biawak hidup di dlm rawa Turuti perintah orang tua Tiap sholat tak lupa berdoa
Mana mungkin ada buaya Coba lihat dgn cermat Mana mungkin hidup bahagia Jika pd orang tua tiada hormat

CONTOH PANTUN NASEHAT ANAK UNTUK BELAJAR RAJIN
Wahai ananda permata Ibunda. Kumpulkan ilmu di dlm qalbu. Sedalam-dalam yg engkau bisa. Walaupun jauh jalan yg kau tempuh. Ilmu laksana lentara. Api penerang di gelap gulita. Penunjuk jalan pemagar jiwa. Agar dirimu tak terlena.

Ilmu sejati membawa kedamaian. Di dlm hati ilmu bersemayam. Pembawanya bagaikan padi. Makin tunduk jika berisi. Ilmu sejati membuat jiwa. Semakin permai wajahpun berwibawa. Karena ia mengenalkan kita. Kepada Tuhan Sang Pencipta.

Hendaklah kau luruskan niat. Hendak semangat haruslah bulat. Ilmu bukan untk dunia. Bukan sebagai pengungkit harta. Bila ilmu memang ada. Harta datang dgn sendirinya. Karena segala yg bermanfaat. Akan menetap di muka Bumi. Meski apa yg terjadi.

Wahai ananda permata Ayahanda. Hormati guru pembawa cahaya. Ikhlas menerima sekalipun bercela. Karena merekapun adlh manusia.

Hendaknya engkau hormati guru. Agar tercurah segala ilmu. Karena semakin engkau merendah. Engkau akan luas seperti samudra. Jangan sombong jangan takabur. Kelak berkah ilmu menjadi luntur. Ilmu kelak tiada guna. Segala usahamu menjadi sia-sia.

Belajarlah engkau dgn tekun. Bagaikan sebutir benih di dlm kebun. Meskipun kecil terlihat mata. Lama-lama besar menjelma. Menggapai ilmu jangan menyerah. Apalagi mundur dan kalah. Kelak hati menjadi dungu. Budi pekerti engkau tak kan tahu. Berikut contoh pantun nasehat anak tentang belajar.



Bangau terbang iring-iringan Terbang jauh satu kepakan Al Quran adlh pegangan Jangan pernah dilupakan
Tari piring tari saman Tari lilin apinya berpijar Al Quran adlh pedoman Rajin-rajinlah ananda belajar
Mentari pagi sinarnya hangat Berangkat kerja ke Pulau Rengat Belajar haruslah semangat Jangan tersalah pd niat
Kancil menulis di daun lontar Ketika mentari telah bersinar Belajar bukan sekedar pintar Tapi menjadi pribadi benar
Memancing ikan diberi umpan Agar datang si ikan toman Ilmu ibarat kemudi sampan Agar hidup di garis tujuan
Apa gunanya tumbuhan temu Ramuan jamu dgn lengkuas Bila hati dipenuhi ilmu Jiwanya besar pikirannya luas
Ikan nila berpindah kolam Mencari kawan namanya tiram Jika ilmu semakin dlm Jiwa berani hatinya tentram
Sungguh indah syair setanggi Merangkai kata bagai hiasan Ilmu itu harus tinggi Jangan dunia sebagai batasan
Apa namanya kepala kereta Namanya masinis bukan nakhoda Apa tujuan ilmu kita Tujuannya mengenal Sang Pencipta
Kolam penuh ikan sepat Untuk dimasak di daun talas Jika ingin ilmu manfaat Cari guru yg tulus ikhlas
Elang terbang ke atas awan Turun bangau badannya kumal Bukan banyaknya pengetahuan Ilmu adlh banyaknya amal
Ngengat mengejar kura-kura Bertemu mereka di pelimbahan Semangat bagai api membara Tiada padam oleh godaan
Laut dlm tempat berenang Tempat ikan bermain-main Sehari seutas benang Setahun menjadi sehelai kain
Lebah dipimpin seekor ratu Mencari bunga dekat kencur Air lembut menetes di batu Lama-lama batupun hancur
Sepah tebu rasanya hambar Bila dibakar pasti berkobar Jika engkau terus bersabar Ilmumu pasti akan lebar
Jangan tertipu dunia semu Tinggal di dunia hanya sepagi Jika engkau orang berilmu Derajatmu pasti meninggi
Dari mana datangnya wahyu Kepada Nabi wahyu turun Dari mana datangnya ilmu Dari belajar dgn tekun
CONTOH PANTUN NASEHAT ANAK DALAM BERTEMAN
Pergilah ke tengah taman Menikmati bunga menawan Carilah olehmu teman Yang dpt dijadikan pedoman
Amat ternama bunga selasih Bunga indah slalu berseri Jika hatimu selalu bersih Engkau akan dikelilingi kasih

JAGALAH

Contoh Pantun Nasehat Anak Untuk Menjaga Diri. Pantun akan kami sajikan. Untukmu ananda kasih pujaan. Moga engkau slalu dengarkan. Semua petuah jadi pedoman. Jagalah dirimu wahai ananda. Dari semua mara bahaya. Yang meletup dari dlm diri. Banyak insan tiada mengerti.

Jaga dirimu dari keburukan. Sifat jelek bisikan setan. Memang kadang sudah lumrah. Yang buruk itu terlihat indah. Tapi jika engkau berilmu. Engkaupun pasti sudah tahu. Yang buruk kadang dihiasi. Keindahan berwana warni.

Tapi tetaplah engkau setia. Kepada fitrah yg tercipta. Sebagai hamba dari Yang Esa. Patuhlah engkau senantiasa. Bila engkau bermaksiat. Rasa nikmat hanya sekejap. Sengsara jiwa sepanjang zaman. Di dunia pun dpt kau rasakan.

Rasa dosa rasa bersalah. Serta hidup yg menjadi susah. Adalah sebagai pertanda. Agar engkau pulang kembali pada-Nya. Itulah kasih sayang-Nya. Agar engkau tiada meneruskan. Perbuatan silap dan kerusakan. Kembali ke taman penuh kedamaian.

Berburu ke bukit kapur Bawa senjata panah sangkur Jaga diri dari kufur Niscaya hidup penuh syukur
Kulit harimau elok disamak Untuk tidur dgn nyenyak Jaga diri dari tamak Niscaya temanmu akan banyak
Pasar baru ramai marak Tangan bertepuk mulut bersorak Jaga diri dari congkak Agar hidup tak luluh lantak
Air tertampung dlm tangki Siram bunga agar tak mati Jaga diri dari iri dengki Niscaya sentosa relung hati
Tanam keladi tanam talas Bawah matahari cahaya panas Jaga diri dari malas Niscaya punya banyak emas
Jalan-jalan ke Kota Medan Pulangnya bawa burung bayang Jaga diri dari godaan Niscaya diri bertemu kejayaan

CONTOH PANTUN NASEHAT ANAK TENTANG AKHLAK TERPUJI
Hendaklah engkau hiasi diri. Dengan segenap akhlak terpuji. Sepanjang zaman yg kau lalui. Semasa nafas tersisa masih. Ingat-lah wahai ananda. Semua akhlak pasti tercatat. Tidak hilang tidak-lah cacat. Segenap kebaikan yg engkau lakukan. Akan berubah menjadi istana. Sebagian menjadi sungainya. Sebagian menjadi jiwa sentosa.

Tetapi ingatlah pula. Segala maksiat yg sesaat. Kan menjadi siksa tiada terkira. Di akherat penuh sengsara. Berharaplah mendapat surga. Dan takutlah pd neraka. Karena itulah perintah. Dari Allah dlm Kitab Suci-Nya.

Lalu carilah olehmu. Keridhaan Tuhan alam semesta. Agar Dia meridhai pula. Terhadap dirimu wahai ananda.


Mari nanda memanjat kelapa Hari panas sangat dahaga Adat baik bertutur sapa Sopan santun harus dijaga
Cahaya terang sang matahari Lebih terang dari pelita Pandai-pandai membawa diri Orang sayang hiduppun bahagia
Kacang tanah rasanya gurih Tapi pedas si buah pala Bantu teman jangan berpamrih Kepada Allah mengharap pahala
Dari mana kain batik Dari pasar tanjung pinang Jaga lisan berkata baik Niscaya orang menjadi senang
Perih sekali tertancap ilalang Sangat sakit susah hilang Tajamnya kata bagai pedang Sekali terluka tetap terkenang
Pergi ke Padang berjalan kaki Jangan letih dipaksakan Luka pedang dpt diobati Luka hati susah disembuhkan
Emas perak tersimpan di rongga Banyak yg suka mutiara Berbuat baik kepada tetangga Niscaya diri banyak saudara
Di manakah hidupnya ikan-ikan Di laut dlm mereka berenang Salahnya orang dimaafkan Jiwa besar hatimu lapang

SHOLAT JUMAT
Bertemu teman mesti menyapa Jika hujat terjadi kilat Coba lihat jam berapa Jam sebelas berangkat sholat
Jangan membuang air beras Pada bunga kita siramkan Ayo mandi lekas-lekas Sholat Jumat akan ditegakan
Ayam diintai oleh rubah Jamu pahit sedang diseduh Jika khatib sedang khutbah Simak ia jangan bergaduh
Pohon rindang banyak dahan Jangan dahan dipatahkan Hadapkan hati kepada Tuhan Ayah dan Ibu engkau doakan
Di eropa hujan salju Memang cuacanya sudah lain Pulang sholat ganti baju Makan dahulu barulah main
Pasar baru tempanya kain Pergi ke sana beli satu Silakan ananda pergi main Jangan sampai lupa waktu
Ikan mabuk terkena tuba Ambil ketika tuba mendera Jika petang sudah tiba Pulang ke rumah dgn segera
Membeli bawal dpt tenggiri Karena pikiran tak tertib Segera mandi bersihkan diri Lalu tunaikan sholat magrib
Tali kekang terikat kendur Kudanya lari entah kemana Bila malam segera tidur Bergadang itu tiada guna
BERSYUKUR
Berkicau merdu burung tekukur Kepakan sayap terbang kabur Selalulah belajar bersyukur Niscaya rezeki tambah subur
Tekukur turun memakan sepat Anak kera membawa lepat Jika syukur menjadi sifat Segenap bahagia ananda dpt
Memetik padi bersisa masih Sisa dipatuk si burung nuri Syukur itu berterimakasih kepada Tuhan Maha Pemberi
Jika padi dimakan tekukur Jangan lempar dgn lumpur Jika Nanda tiada bersyukur Artinya hidup dlm kufur
Burung tekukur berlaksa-laksa Merdu sekali bunyi kicaunya Orang kufur mendapat siksa Di akherat dan di dunia

CONTOH PANTUN NASEHAT ANAK AGAR JUJUR JANGAN BERDUSTA
Hidup itu mesti jujur. Agar badan mendapat mujur. Bukan saja mujur di dunia. Moga mujur di akherat kelak. Jauhkan darimu dusta. Karena dusta dibenci oleh Yang Esa. Tinggalkanlah jangan kau teruskan. Semoga engkau mendapat kemaafan.

Meski apapun terjadi. Kejujuran tetap terpatri. Ia tak boleh lepas. Harus menyatu bagaikan nafas. Jika jujur selalu. Tiada takut dlm hatimu. Karena engkau dlm kebenaran. Maka ketentraman bersemayam.
Tunggu kabar tunggu berita Kepada orang ditanyakan Jangan bohong haramkan dusta Apa yg benar engkau katakan
Hutan bakau menjadi taman Agar pantai tiada hancur Jika engkau ingin berteman jauhkan dusta besarkan jujur
Makan di lepau naik pedati Potong nilam pakai pisau Jika engkau jujur hati Hidup tentram jauhlah risau
Syahadat itu yg pertama Mesti diresap sejiwa raga Jujur itu landasan agama Teguh dipegang sekuat tenaga
Puteri suka bunga petunia Tanamnya di taman luas lega Jangan mengharap pahala dunia Jujur kita untk ke surga
Terhampar luas bukit hijau Hijau karena warna rumput Dusta itu bagaikan ranjau Membuat engkau jadi penakut
Sampan perahu mengejar kayak Dari hulu tak kena-kena Dusta itu bagaikan riak Membuat hati gundah gulana
Matahari bercahaya silau Anak negeri pergi merantau Dusta itu bagaikan pisau Membuat pikiran selalu risau
BEKERJA KERAS JANGAN MALAS
Ibu merenda adik main layang
Anak Melayu bermain gada Wahai nanda yg kusayang Dengarkan olehmu nasehat ayahanda

Air tajin menyiram talas
Membeli bumbu duitnya di laci
Hiduplah rajin jangan malas
Orang malas banyak yg benci

Tuan raja belajar menari
Ditemani para hulubalang
Hidup rajin bagaikan mentari
Kelak hidupmu akan cemerlang

Kucing hutan belang di kaki
Dipungut oleh anak petani
Rajin itu mengundang rezeki
Membuat mudah hidup ini

PENUTUP

Kereta berjalan di atas roda
Raja menghela memberi tanda
Dengarkanlah wahai ananda
Cukup-lah nasehat dari ayahanda

Bahtera berlayar ke Selat Sunda
Gelombangnya besar senantiasa
Turuti-lah nasehat ibunda
Kelak hidupmu makmur sentosa

Jangan lupa baca juga: Pantun Lucu Balas-Balasan Lucu Banget!

Cukup sampai di sini kiranya dari pantunseribu. Tidak pernah berhenti berharap bahwa tiap pantun yg disampaikan kami, memberi kebaikan kepada Anda semua. Tidak terkecuali CONTOH PANTUN NASEHAT ANAK di atas.

other source : http://pantunseribu.blogspot.com, http://reddit.com, http://wikipedia.org


0 Response to "Pantun Nasehat Anak - SYAIR"

Post a Comment

Contact

Name

Email *

Message *